Tampilkan postingan dengan label Obyek Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obyek Wisata. Tampilkan semua postingan
Ait ben Haddou Destinasi Tercantik di Maroko

Ait ben Haddou Destinasi Tercantik di Maroko

5/05/2025 Add Comment

 


WISATAMAROKO.COM -- Maroko merupakan tempat tinggal masyarakat campuran antara Arab, Barat, dan Afrika. Daerah ini merupakan titik temu berbagai peradaban. Budaya masyarakatnya beragam, sehingga sejak lama, masyarakat di sana sudah terbiasa dengan keragaman budaya.

Sejak ratusan tahun lalu mereka tinggal di perkampungan yang disebut dengan kasbah. Masyarakat asli di sana berasal dari suku Berber. Mereka tinggal di berbagai kasbahyang di dalamnya terdapat berba gai bangunan kuno yang terbuat dari tanah liat.

Dalam perjalanan sejarahnya suku Berber juga banyak dipengaruhi bangsa Arab yang datang ke Afrika dalam menye barkan agama Islam. Seiring berjalannya waktu, saat ini tidak semua kasbahatau perkampungan tua suku Berber ini masih di huni.

Biasanya kasbah kosong tersebut dijadikan semacam museum atau dibiarkan apa adanya. Tujuannya agar keaslian kompleks bangunan di sana terjaga. Ketika berkunjung ke sana, masyarakat tetap mendapatkan keutuhan budaya kuno tersebut.

Ait ben Haddou adalah salah satu kasbah yang menjadi magnet wisatawan.Ini adalah kompleks permukiman yang terbuat dari tanah liat. Bangunan di sana tertata rapi mulai bagian atas hingga bawah perbukitan.

Pada bagian terdepannya terdapat tembok benteng lengkap dengan area penjaga an. Ini merupakan wujud arsitektur khas Maroko yang kini menjadi cagar budaya dunia.

Terletak di Provinsi Ouarzazate, Lembah Ounilla, selatan Maroko, area ini merupakan tempat kehidupan masyarakat Sahara tradisional.

Nilai budaya Ait ben Haddou

Unesco PBB mencatat nilai budaya yang terkandung dalam kompleks yang menjadi destinasi wisata selatan Maroko ini.

Ait Ben Haddou adalah kasbahyang paling terkenal di kaki pegunungan atau atlas di Kota Ouarzazate. Kota ini letaknya di jalur antara Kota Marakesh dan gurun pasir sahara di Maroko. Kasbah Ait Ben Haddou dibangun sekitar abad ke-17.

Dengan datang ke sana, pengunjung akan menyaksikan pemandangan indah berupa bangunan kuno dengan segala ke unik annya.

Kalau ingin wisata ke sana, ha rus meng hubungi agen perjalanan yang mempunyai paket wisata Maroko, terutama sekitar Kota Marrakech. Kalau kurang puas, turis bisa menapaki sendiri kasbahini dengan bus atau sewa mobil ke Kota Ouarzazate.

Ait Ben Haddou juga salah satu magnet dalam produksi film Hollywood. Karena keindahan dan keunikannya, sejak era 1960-an, kasbahAit Ben Haddou acap dijadikan lokasi pengambilan gambar film?film kolosal produksi Hollywood. Beberapa film yang sempat mengambil gambar di kas bah ini antara lain, Sodom and Go mor rah (1963), Marco Polo(1982), Gladiator(2000)yang dibintangi Russel Crowe, dan terakhir adalah film King of Persia(2010).

Datanglah ke sana. Tapaki setiap anak tangga yang ada.

ingin ke Maroko,,? Silahkan kontak kami di:

HP/WA : 0821 1685 4358
IG : @wisatamaroko.tours

Galeri Jalan-Jalan di Maroko

2/20/2025 Add Comment
Berikut dokumentasi foto saat group kami jalan - jalan di Maorko:
Ingn ke Maroko silahkan kontak kami di HP/ Wa : 0821 1685 4358 IG @wisatamaroko.tours

Paket Tour Maroko 11 Hari 8 Malam

2/20/2025 Add Comment
Hari 1 : Jakarta Jeddah - Casablanca 

 Hari ini Anda diharapkan berkumpul di bandara Soekarno Hatta International Airport. Anda harus berkumpul 3 jam sebelum keberangkatan. Pesawat akan menggunakan Saudia Airlines menuju Casablanca.

 Hari 2 : Casablanca - Marrakesh (B) 

Setibanya di Casablanca, Anda akan langsung diantarkan ke Marrakech (Red City) dengan menempuh perjalanan selama kurang lebih 3 jam. Di Marrakech, Anda akan diajak untuk menuju Masjid Koutobia dan Jemaa el-Fna yang terletak saling berdekatan. Masjid Koutoubia merupakan masjid terbesar di Marrakech. Masjid ini juga terkenal memiliki ukiran yang indah di jendela serta di seluruh hiasan keramik. Dari sini, Anda akan ke Jemaa El-Fna yang merupakan kawasan paling ramai di seluruh Marrakech karena menjual berbagai macam makanan dan pernak-pernik khas Maroko. Bagi Anda yang senang untuk mengoleksi barang-barang etnik Maroko, di sinilah tempatnya.
Setelah itu, Anda akan diantarkan ke hotel..

 Hotel : Hotel Ibis Marrakech Centre Gare atau setaraf
Hari 3 : Marrakesh – Essaouira - Marrakesh (B)

 Pagi ini Anda akan diantarkan untuk mengunjungi kota Essaouira yang sangat indah. Anda akan diantarkan mengunjungi Port of Essaouira dan City Walls yang menjadi lokasi shooting film Game of Throne. Apabila beruntung, Anda juga bisa melihat fenomena kambing yang dapat naik di atas pohon. Selanjutnya, Anda akan diantarkan kembali ke kota Marrakesh.

 Hari 4 : Marrakesh – Kasbah Ait Benhaddou – Ouarzazate (B/D)

Hari ini Anda akan mengikuti tur Sahara dan menempuh perjalanan menuju Ait Benhaddou yang merupakan lokasi yang banyak digunakan sebagai latar belakang film-film Holywood, seperti Prince of Persia, Babel, Gladiator, dan lainnya. Karena nilai historikal dari Ait Ben Haddou, bangunan ini juga menjadi UNESCO World Heritage. Dalam perjalanan Anda akan melalui Tizi Ntichka dan Atlas Mountain yang merupakan daerah pegunungan dengan pemandangan yang indah dan Anda bisa berfoto-foto ketika stop by di perjalanan. Kemudian, Anda akan diantar ke penginapan.
Penginapan : Ouarzazate 

 Notes : malam ini harap mempersiapkan tas jinjing untuk persiapan bermalam di tenda. 

 Hari 5 : Ouarzazate - Dades Gorge – Erg Chebbi - Sahara Merzouga (B/D)

 Setelah sarapan, Anda akan diajak menempuh perjalanan menuju Dades Gorge yang merupakan lembah dengan bebatuan yang tinggi menjulang dan indah. Setelah makan siang, Anda akan diajak menuju ke Erg Chebbi yang merupakan lokasi terakhir untuk naik mobil. Dari sini, Anda akan mulai menaiki unta menuju Sahara Merzouga. Anda juga akan diajak merasakan pengalaman seru menaiki unta menuju tenda sambil melihat terbenamnya matahari di gurun Sahara. 

Ketika hari semakin malam, Anda akan diajak untuk menikmati makan malam sambil menyanyi dan menari bersama penduduk lokal Maroko. Di malam hari, Anda akan merasakan pengalaman seru untuk bermalam di tenda di gurun Sahara sambil menikmati pemandangan bintang di sana. 
 Penginapan : Tenda Gurun Sahara 

 Hari 6 : Sahara Merzouga – Midelt – Azrou – Ifrane - Fes (B) 

 Anda juga akan memiliki pengalaman tak terlupakan kala Anda menunggu matahari terbit di gurun Sahara. Dari sini, Anda akan kembali menuju bus dengan menggunakan unta. Atau bagi Anda yang ingin merasakan desert safari, Anda juga dapat merasakan pengalaman yang tidak akan terlupakan. Perjalanan menuju kota Midelt yang berada di dataran tinggi di antara pegunungan Atlas melalui Ziz Valley. Anda juga akan diajak melanjutkan perjalanan menuju ke Azrou yang banyak sekali terdapat cedar forest. 
Setelah ini, Anda akan diajak berkeliling di kota Ifrane yang sering dikatakan Switzerland of Morocco karena nuansa Eropanya yang sangat kental. Pada musim gugur ini, daun-daun sudah mulai menguning dan menambah keindahan dari daerah ini. Selanjutnya, Anda akan melanjutkan perjalanan menuju kota Fes yang merupakan kota kedua terbesar di Maroko yang terkenal juga sebagai kota pendidikan untuk kemudian menginap di sini. 

 Hotel : Hotel Ibis Fes atau setaraf 

 Hari 7 : Fes –Volubilis - Tangier (B) 

 Hari ini Anda akan diajak berkeliling di kota Fes dan melewati gerbang besar Bab Boujloud dan pasar Talaa Kebira. Dari sini, Anda akan menempuh perjalanan menuju menuju kota Meknes untuk melihat reruntuhan penjajahan Romawi di Volubilis yang diakui sebagai situs warisan dunia UNESCO. Sesudah ini, Anda akan melanjutkan perjalanan menuju kota Tangier yang merupakan kota pelabuhan. Tangier ini juga merupakan penghubung antara benua Afrika dan benua Eropa, yaitu Spanyol.

 Kota ini juga terkenal sangat indah dan bahkan sering dijadikan latar belakang film Holywood. Hotel : Hotel Ibis Tangier City Center atau setaraf 

 Hari 8 : Tangier – Chefchaouen - Tangier (B) 

 Pagi ini Anda akan diajak berkeliling kota Tangier. Kemudian, Anda akan diajak menuju kota Chefchaouen sambil berfoto-foto dan menikmati pemandangan. Kota Chefchaouen ini merupakan kota biru yang sangat terkenal akan keindahannya. Di sini, Anda akan diajak mengunjungi Plaza Uta El-Hammam, dan Grand Mosque. Anda juga akan diajak untuk naik ke atas bukit untuk berfoto pemandangan kota Chefchaouen. Kemudian Anda akan diantarkan kembali ke kota Tangier. 

 Hari 9 : Tangier – Rabat – Casablanca (B) 

 Dari Tangier, hari ini Anda akan diajak menuju kota Rabat yang merupakan ibukota Maroko. Di kota Rabat, Anda akan diajak berkeliling ke Hassan Tower dan juga ke Kasbah de Oudaias yang juga merupakan salah satu situs warisan dunia UNESCO. Selanjutnya, juga akan photo stop di Jalan Soekarno. Kemudian, Anda akan diajak untuk kembali ke Casablanca dan kemudian check in di hotel di area Casablanca. Hotel : Ibis Casablanca City Center atau setaraf

 Hari 10 : Casablanca - Jeddah - Singapore (B)

 Hari ini Anda diantarkan ke Casablanca airport untuk perjalanan menuju Singapore dengan rincian penerbangan sebagai berikut Hari 11 : Singapore ini adalah akhir perjalanan Anda bersama kami di Negara Matahari Terbenam Maroko. Sampai berjumpa kembali di lain kesempatan.
Ingn ke Maroko silahkan kontak kami di 

 HP/ Wa : 0821 1685 4358 
IG @wisatamaroko.tours
Chefchaouen Kota Biru di Maroko

Chefchaouen Kota Biru di Maroko

2/17/2025 Add Comment


Wisatamarokotour.com  - Maroko menjadi kuda hitam di Piala Dunia Qatar 2022. Tak hanya soal bola, pariwisata negara ini pun tak bolah dianggap remeh.

Adalah Chefchaouen, kota serba biru di Maroko. Kota ini menjadi yang paling populer di mata turis dunia. Yuk, mengenal kota ini dengan lebih dalam.

Chefchaouen dihuni oleh Moriscos, atau Moor, yang melarikan diri dari Inkuisisi Spanyol di abad pertengahan itu dikenal sebagai 'Mutiara Biru Maroko'.

Kota ini terletak di Pegunungan Rif, sebelah utara negara Maroko. Chefchaouensendiri pernah menjadi kota yang didominasi oleh kaum Yahudi dan Nasrani.

Permata Biru ini didirikan pada tahun 1471 ole Moulay ibn Rashid al-Alami yang dipercaya sebagai salah satu keturunan nabi Muhammad. Awalnya tempat ini hanyalah sebuah benteng yang disebut dengan Kasbah, digunakan sebagai perlawanan terhadap invasi Portugis di Maroko bagian utara.



Perebutan kekuasaan terjadi, Chefchaouen pun menjadi bagian negara Spanyol tahun 1920. Namun akhirnya Chefchaouen dikembalikan ke Maroko pada tahun 1956 setelah kemerdekaan Maroko diakui.

Menurut beberapa catatan sejarah, warna biru pada kota Chefchaouen ini merupakan sisa sejarah abad ke-15, saat para pengungsi Yahudi lari dari penguasaan Spanyol dan menetap di Chefchaouen.

Ada pula yang mengatakan bahwa warna biru adalah refleksi dari warna langit Maroko yang jarang memiliki awan. Teori lain mengatakan bahwa warna biru merupakan simbol dari kehidupan spiritual bangsa Maroko dan kekuatan Tuhan.api kalau kata penduduk lokal, warna biru digunakan karena ampun mengusir nyamuk!



Pemandangan lanskap pegunungan menjadi salah satu suguhan Kota Biru. Perkampungan di atas gunung ini penuh dengan lorong-lorong biru dengan jalur yang mendaki. Cantik tapi juga menantang!

Sisi lain yang dijual dari Chefchaouen adalah ketenangannya. Kota ini memberikan pengalaman liburan dengan kuliner lokal dan wisata foto.

Fakta menarik lain dari Chefchaouen adalah kota penghasil ganja di Maroko! Ya, Maroko memang sedang berusaha untuk melegalkan ganja dengan tujuan medis. Kalau berhasil, Maroko bakal jadi produsen ganja terbesar dunia menurut PBB. (Detik.com)


Ingn ke Maroko silahkan kontak kami di 

HP/ Wa : 0821 1685 4358
IG @wisatamaroko.tours


Tempat Wisata Terpopuler di Marrakech Maroko yang Wajib Dikunjungi

Tempat Wisata Terpopuler di Marrakech Maroko yang Wajib Dikunjungi

2/17/2025 Add Comment


Wisatamarokotour.com - Marrakesh menjadi salah satu kota tujuan wisata di Maroko. Belum ke 'Negeri Maghribi' kalau belum hangout di Jemaa El Fnaa, mampir ke Masjid Koutoubia, dan beberapa tempat wisata lainnya.


Butuh waktu panjang dari Jakarta untuk menuju Maroko. Bisa lewat Abu Dhabi tapi harus mampir ke Casablanca lebih dulu, atau lewat London atau Madrid baru kemudian ke Marrakesh.

Marrakesh mempunyai keunikan sejak dari lanskap kotanya. Ada pembagian area yang mencolok di sana: Medina yang menjadi kota tua dan Gueliz sebagai kota modern-nya.

Bangunan serbamerah dengan banyak benteng di banyak area dan adanya Gurun Sahara juga Gunung Atlas, serta bangunan bersejarah serta kultur dan budayanya membuat Marrakesh menjadi kota wisata utama di Maroko.

Ada beberapa destinasi wisata yang menjadi jujugan favorit para pelancong dunia. Berikut beberapa lokasi wisata yang sempat saya kunjungi selama berada di Marrakesh.

1. Masjid Koutoubia Manaret

Masjid yang ada di Jalan Avenue Mohammad V, jalan antara Medina dan Gueliz itu menjadi landmark kota Marrakesh. Seperti bangunan-bangunan lain di kota itu, Koutoubia berwarna merah terakota.

Masjid yang juga dikenal sebagai Jami Al Kutubiyah itu terletak sekitar 200 meter dari Jemaa El-Fnaa, pusat wisata Marrakesh. Tepatnya di jalan Avenue Mohammed V, jalan yang menghubungkan Medina dan Gueliz.

Masjid dengan menara plus taman yang luas itu dulunya menjadi pusat belajar kitab di zaman dahulu. "Sekarang menjadi masjid," kata Adi, mahasiswa Indonesia di Maroko.

Karena lokasinya itu pula Masjid Koutoubia juga menjadi meeting point bagi kebanyakan wisatawan.


2. Djemaa El Fnaa

Djemaa El Fnaa merupakan ruang publik publik yang benar-benar menggambarkan keberagaman dan keterbukaan Maroko. Tempat yang ada di kawasan kota tua itu sekaligus menjadi ikon wisata Marrakesh.

Lapangan luas ini 'hidup' selama 24 jam. Seolah mempunyai dua wajah berbeda, Djemaa El Fnaa, yang kalau diterjemahkan secara bebas adalah masjid yang di depannya ada halaman, lebih tenang di siang hari tapi riuh di malam hari.

Lokasi itu riuh dengan hiburan, market place, juga resto dan cafe. Di sini juga menjadi start bus tingkat wisata keliling kota Marrakesh.

Di sinilah pusat kota tua Marrakesh. Budaya Afrika, Arab dan Prancis bercampur menjadi satu. Menara Masjid Koutoubia yang berjarak sekitar 200 meter menjadi pemandangan yang mengasyikkan ketika senja dan malam hari.


3. Palais de la Bahia

Palais de La Bahia alias Istana Bahia terletak di 5 Rue Riad Zitoun el Jdid. Istana yang dibangun pada abad ke-19 dan mempunyai 160 ruangan itu merupakan hadiah sang raja kepda ratunya, Bahiya.

Dengan membayar 10 dirham atau setara dengan Rp 15.000, pengunjung bisa menelusuri sekitar 150-an ruangan yang ada.

Di tengah istana terdapat halaman luas yang dilengkapi dengan kolam. Ornamen di langit-langit menjadi keistimewaan lain istana itu.

4. Palais El Badii

Lagi-lagi kita bakal disuguhi bangunan serba merah terakota dan dinding yang tinggi. Bangunan ini berupa reruntuhan istana dengan halaman yang luas, kolam dan taman yang tak biasa.

Papan nama Palais El Badii ditandai dengan papan kecil yang menempel di salah satu sudut dinsing istana. Serupa dengan memasuki de la Bahia, pelancong juga wajib membayar karcis 10 dirham untuk memasuki lokasi.

Istana berarsitektur khas Maroko itu dibangun di tahun 1578 oleh Sultan Ahmad al-Mansur dari Dinasti Saadi. Kendati berupa reruntuhan, kemegahan bangunan itu masih terlihat.

Pengunjung bisa bernostalgia dengan keaslian istana itu lewat video berdurasi sekitar tujuh menit. Tak ada lagi biaya yang harus dibayarkan untuk menyaksikan video tersebut.

Reruntuhan itu bisa dinikmati dari atap salah satu bangunan yang masih kokoh berdiri. Selain itu, istana tersebut memiliki ruangan-ruangan bawah tanah yang menunggu untuk ditelusuri.

5. Le Jardin de la Menara

Le Jardin de la Menara atau disebut Menara Gardens berlokasi di Ain Mezouar, tak jauh dari Masjid Koutoubia. Bangunan kuno itu makin istimewa dengan kolam luas yang dikelilingi kebun zaitun.

Memasuki Le Jardin de la Menara kita bakal langsung disuguhi plaza yang mengarah kepada bangunan dengan atap berbentuk piramida berwarna hijau, seolah menara tapi tak tinggi.

Dari beberapa referensi bangunan itu dibangun pada abad ke-16 oleh Dinasti Saady. Kemduian direnovasi oleh Sultan Abderrahmane sebagai rumah tinggal di musim panas.

Yang membuat Le Jardin de la Menara makin menarik adalah adanya danau luas tepat di hadapan bangunan itu.

6. Le Palmeraie

Le Palmeraie dikenal sebagai kawasan mewah di batas luar kota Marrakesh. Lokasi ini menawarkan hotel-hotel mewah dan menunggang unta di gurun pasir dan hutan palem.

Le Palmeraie sejatinya merupakan oasis seluas 13 ribu hektar. Makanya, daerah itu mempunyai kawasan gurun pasir dan hutan palem.

Dari beberapa referensi mengatakan kalau hutan palem itu tak sengaja tumbuh. Pasukan tentara di zaman Sultan Yussef Ben Tachefine membuang begitu saja biji-biji palem saat mereka bertugas memperluas tanah kerajaan.

7. Grand Stade de Marrakech

Stadion Marrakesh ada di pinggir kota Marrakesh arah ke Casablanca. Stadion itu pernah menjadi tempat pertandingan tim-tim besar saat Piala Dunia Antarklub tahun 2014.

Stadion itu menarik karena tak meninggalkan pakem bangunan Marrakesh, berwarna merah terakota. (detik.com)

Ingn ke Maroko silahkan kontak kami di 

HP/ Wa : 0821 1685 4358
IG @wisatamaroko.tours

7 Tempat Wisata Paling Menarik di  Maroko

7 Tempat Wisata Paling Menarik di Maroko

2/09/2025 Add Comment

 WISATAMAROKOTOUR.com - Sepak terjang tim nasional Maroko di Piala Dunia 2022 menyedot perhatian jutaan pasang mata di dunia. Negara yang terletak di Afrika Utara ini rupanya juga merupakan salah satu destinasi wisata populer karena memiliki sederet tempat-tempat eksotis untuk dikunjungi.

Wisatawan bisa mengunjungi tempat-tempat bersejarah, menjelajahi alamnya, atau mencicipi kuliner setempat. Berikut beberapa tempat wisata di Maroko yang wajib dikunjungi jika mampir ke sana.

Tempat wisata di Maroko yang terkenal

1. Marrakesh


Marrakesh adalah adalah salah satu tempat wisata Maroko yang menjadi favorit wisatawan. Dilansir dari Culture Trip, kota yang memiliki julukan kOta Merah ini populer dengan Medina lama, keriuhan pasarnya, serta bangunan kuno, seperti aistana Badi, Istana Bagia, Masjid Koutoubi, serta Makam Saadian. Jika menyukai keramaian, mampirlah ke teater jalanan halqa di alun-alun utama Marrakesh, Djemaa El Fna.

Tempat ini telah dinobatkan menjadi warisan budaya dunia UNESCO pada 2001 karena dinilai mampu menghidupkan legenda urban dan sejarah setiap malamnya. Musisi, seniman, dan beragam pertunjukan dihadirkan di sini setiap harinya.

2. Fez


Fez atau Fes pernah menjadi ibu kota sebelum dipindahkan ke Rabat pada 1912. Dikutip dari situs UNESCO, setelah itu, Fez berstatus sebagai kota pusat budaya dan spiritual. Di sana, para wisatawan akan menemukan banyak bangunan dengan arsitektur menakjubkan. Untuk berkeliling kotanya, menaiki kereta kuda bisa menjadi pilihan yang sempurna.

Situs Lonely Planet menyebut Fez bak labirin. Namun, satu-satunya cara agar tidak tersesat dan mengenal kota ini adalah dengan menjelajahinya secara langsung dan mengikuti ke mana diri kita akan dibawa.

3. Pegunungan Atlas



Gunung tertinggi di Afrika Utara ini merupakan surga bagi para pencinta gunung, dengan waktu mendaki terbaik pada musim semi hingga musim gugur, seperti dikutip Lonely Planet. Pegunungan ini terbentang sejauh hampir 1.000 kilometer melintasi Maroko, mengelilingi Marrakesh ke selatan dan timur Pantai Atlantik.

Pendaki bisa menikmati salju turun di puncaknya, biasanya pada bulan September hingga Mei.

4. Chefchaouen


Kota di barat laut Maroko ini memiliki konktur curam dan berbatu, namun memiliki sejumlah sudut yang estetik. Wisatawan bisa meyusuri lereng-lereng gunungnya melalui rumah-rumah dengan atap atau balkon berwarna merah, biru, dan warna lainnya.

Berjalan-jalan di tepi sungai, pasar, atau masjid di atas bukit juga bisa menjadi aktivitas menyenangkan ketika mampir ke Chefchaouen. Ada pula Taman Nasional Talassemtane yang dapat disinggahi jika ingin menjelajahi Pegunungan Rif.

5. Tangier


Maroko memiliki pantai di sepanjang Laut Mediterania dan Samudera Atlantik yang indah dan cocok dikunjungi untuk bersantai. Salah satu pantai tempat liburan populer adalah Tangier. Tangier pada awal abad ke-20 dikenal sebagai salah satu resor paling kosmopolitan di Mediterania dan dikenal dengan gaya hidup hedonisnya. Namun, ketika dikembalikan ke Maroko pada tahun 1956, Tangier mulai menurun.

Namun, kini sudah banyak investasi masuk dan membuat ada berbagai sudut-sudut mewah di Tangier, seperti hotel dan blok apartemen, serta jalan-jalannya yang terus dirapikan.

6. Essaouira



Pantai di Maroko lainnya untuk dikunjungi adalah Essaouira, sangat cocok bagi pengunjung yang ingin liburan sambil rileks.

Tempat ini sangat kaya akan budaya. Para wisatawan berkunjung karena daya tarik bangunan-bangunannya yang memiliki warna indah, pelabuhan yang cantik seperti pada kartu pos, dan hamparan pasir keemasan yang luas.

7. Merzouga


Dikutip dari Kompas.com, Merzouga adalah destinasi yang sebaiknya tidak dilewatkan ketika liburan ke Maroko. Ini merupakan gerbang bagi siapapun yang memasuki Gurun Sahar. Di sana, wisatawan akan merasakan sensasi bagai kabilah-kabilah Arab zaman lampau yang tinggal sementara di gurun pasir. Untuk menyempurnakan suasana, wisatawan juga bisa menunggang unta alias camel ride.

Jangan lewatkan momen matahari terbenam yang eksotis sebelum bermalam di kolong langit Merzouga yang misterius. (kompas.com).

Ingn ke Maroko silahkan kontak kami di 

HP/ Wa : 0821 1685 4358
IG @wisatamaroko.tours