Laporan Umroh Plus Maroko - Spanyol.

6/29/2016 Add Comment

Jamaah umroh plus Marok Spanyo di Masjid Hasan II Casablanca.

Tour & Guide Maroko. Hai kawan-kawan balik lagi dengan saya admin wisata Maroko. Kali ini saya akan menulis, melaporkan atau apa deh namanya.  Jadi kemarin kami kembali menghendle group jamaah umroh plus Maroko spanyol.

Tapi..... kebetulan kami hanya menghendle tuk wilayah maroko saja. Rombongan kali ini semuanya berasal dari kota padang, jadi deh... ambo bisa bahasa padang. Rombongan umroh tiba di casablanca pada pagi hari, perwakilan kami langsung menjemput mereka di bandara Internasional casablanca.

Setelah semua urusa di bandara beres, kami langsung menuju restoran untuk makan siang, mengingat purut sudah pada minta disisi hehe..... setelah makan siang langsung city tout casablanca dengan mengunjuni Masjid hasan II, salah satu masjid terbesar ketiga di dunia setelah masjidil harom dan masjid Nabawi di madinah.  Setelah city tour selesai kami menginap di casablanca.

Sukmahadi di Hotel Casablanca.

Keesokan harinya kami langsung menuju kota rabat, nah perjalan dari casabalanca ke rabat hanya 1 jam. di rabat kami mengujungi beberapa tempat wisata, diantaranya hasan tower, pantai oudaya, oudaya kasbah, jalan soekarno . Setelah city tour rabat kami memutuskan makan siang di kota ini karena perut sudah mulai laper lagi hehe...

Jamaah umroh di hasan tower rabat.
setelah makan siang  langsung cuusssss deh ke kota tanger dan menginap di tanger. Keesokan harinya langsung menuju sepanyol..... by bya jamaah umroh... semoga bisa ketemu lagi di indonesia.

Gurp tour Maroko berpose di depan makam raja2 Maroko.
Foto selengkapnya silahkan klik di sini

Note: Jika anda merupakan wisatawan, rombongan wisata, asal Malaysia/ indonesia yang membutuhkan guide di Maroko, silahkan kirim pesan langsung kepada kami, atau kontak kami di: 


Program ke Gurun Sahara Tour Murah

6/29/2016 1 Comment
Gurun Sahara. Foto by Bella.

Tour & Guide Maroko. -  Para wisatawan indonesia tak usa khawatir karena Kami menyediakan paket tour gurun sahara. Soal harga yang kami tawarkan tergolong murah dibandingkan dengan harga-harga travel lainnya. Berikut Itenerarynya:

Hari 01: Marrakech - Zagora

Pada pagi hari, berangkar dari kota Marrakech. Setelah peserta berkumpul maka tour akan dimulai menuju Kasbah Ait Benhaddou. Selanjutnya tour akan dilanjutkan ke ouarzazat dan makan siang di tersebut.  Dalam perjalanan menuju sahara kita akan  melewati lembah yang menarik untuk dilihat hingga kita akan sampai di Zagora. Pada sore hari pengunjung akan mengendarai unta menuju camp sambil menikmati matahari terbenam. Selanjut kita bermalam di kamp gurun sahara (padang pasir).


Hari 02: Zagora – Marrakech

Setelah acara selesai di padang pasir, kita akan kembali ke koa Marrakech, dalam perjalanan kita akan singgah ke ouarzazate (Kasbah kota dan studio fikm kondisional). Makan siang di ouarzazate,  kita akan melintasi  col tichka menuju Marrakech. 
Wisata Sahara Maroko.








Wisata Sahara Maroko.

Tour sahara cukup dengan 450 Dirham:

 2 Hari/1 Malam. Promo hanya 450 Dirham / 47 Usd. Sudah termasuk, Penginapan, Tranportasi, Breakfast, dan Diner.

3 Hari/ 2 Malam. 700 Dirham/ 74 Usd. Sudah termasuk, Penginapan,  Tranportasi, Breakfast, dan Diner.  Klik Untuk Paket 3 hari.

Berangkat dari kota Marrakech.

Minat kontak kami di:

Tradisi dan Kehidupan Sosial Maroko

6/29/2016 Add Comment
Musim Semi di Maroko.

Tour & Guide Maroko. Tahukah Anda negara Maroko? Organisasi Perserikatan Arab mempunyai anggota sebanyak 22 negara Arab nan salah satunya adalah negara Maroko. Organisasi ini mempunyai loka berkumpul atau berkantor pusat di Kairo, Mesir.

Negara Maroko letak daerahnya tepatnya di ujung bagian utara dari benua Afrika dan berbatasan di sebelah timur dengan Aljazair, sebelah barat dengan Samudera Atlantik, sebelah utara dengan Bahari Tengah, dan sebelah selatan berbatasan dengan Mauritania. Letak negara ini memang sangat strategis sebab diapit oleh perairan Bahari Tengah serta Samudera Atlantik sehingga tak heran bahwa Kaum Imperialis Barat menjadikan negara ini sebagai incaran mereka.

Di pesisir, banyak kota nan penting, antara lain ialah Nador, Agadir, Casablanca, tanger, Safi, Oujda (di baca wujda), Tetouan (di baca tetwan), es-Soiurah, serta Rabat. Letaknya sebagian besar ialah di Pegunungan Atlas, antara lain yaitu Marrakech, Ifran, Fes, serta Menkes.

Keadaan baik dari cuaca maupun suhu dipengaruhi oleh masing-masing kota, sinkron dengan letak geografisnya sendiri. Contohnya saat berlangsungnya musim dingin, suhu minimal sekitar 5 derajat Celcius di daerah pesisir.

Untuk daerah pedalaman maupun pegunungan, suhunya mulai dari 0 derajat Celcius sampai dengan -10 derajat Celcius. Ini terjadi di sekitar Kota Ifran dan biasanya sering mengalami musim salju. Suhu pada daerah di bagian pesisir mulai dari 25 derajat Celcius sampai dengan 29 derajat Celcius nan terjadi pada saat mengalami musim panas.

Namun bila musim panas terjadi di daerah pegunungan maupun pedalaman, akan mengalami suhu sampai dengan di atas 50 derajat Celcius. Walaupun suhu di daerah pegunungan maupun pedalaman itu tinggi, namun bila dibandingkan dengan daerah pasisir, di sini mempunyai udara nan sehat serta bersih.

Musim nan dialami di negara ini ada empat musim, antara lain yaitu musim panas, musim gugur, musim semi, serta musim dingin. Bila dilihat berdasarkan sejarahnya, sebelum Islam masuk nan dibawa oleh bangsa Arab sekitar pertengahan abad pertama Hijriah nan dipimpin oleh Uqbah bin Nafi, di Maroko sudah terdapat suku tidak beradab nan dibagi menjadi tiga bagian suku, yaitu Syilha, Rifi, serta Amazigh. Masing-masing suku ini mempunyai dilek dan bahasa tersendiri serta keberadaannya oleh pemerintah diakui.


Budaya di Negara Maroko
Berikut beberapa budaya nan ada di Maroko.


1. Festival
Negara Maroko juga mempunyai banyak festival, di antaranya ialah sebagai berikut.
  1. Cherry Festival
  2. Camel Festival
  3. Ros Festival
  4. Prosesi Lilin Latern
  5. Marakesh Folklore Festival
  6. Pernikahan Imichil Festival
  7. Pohon Almond Blossom Festival
  8. Essaouira Gnaoua dan World Music Festival


2. Masakan Khas
Kuliner nan khas niscaya dimiliki oleh semua negara nan ada di belahan global manapun. Begitu pula dengan makanan khas nan dimiliki negara Maroko ini. Bastila ialah salah satu dari sekian banyaknya makanan nan khas di negara ini. Bastilah merupakan makanan nan jenisnya kue merpati nan dipersiapkan dengan spesial, megah, serta benar-benar kaya nan dipakai buat acara istimewa.


3. Tari-tarian
Rangkaian gerakan tubuh tangan serta kaki ialah bentuk dari tarian. Maroko bukan hanya terkenal dengan makanan nan khasnya, namun juga mempunyai tradisi serta adat nan khas. Maroko mempunyai banyak cerita rakyat dan aktualisasi diri nan diwujudkan dalam tarian. Tarian memang sangat banyak di negara ini, namun nan paling terkenal yaitu Guendra nan termasuk sebagai tarian kuno. Tarian ini juga digunakan buat music trance dalam sebuah ritual.

Spekulatif ada dalam asal-usulnya. Asal nama Guendra sendiri dari sebuah alat musik nan namanya drum dan dipakai sebagai pengatur ritme dalam tarian. Guendra berasal dari bahasa arab nan mempunyai arti yaitu 'pot'. Panci nan ada di dapur dipakai buat membuat drum nan dilengkapi dengan bentangan kulit sapi di bagian atasnya.

Ritual nan dilakukan ini memiliki tujuan yaitu sebagai media nan melayani dan berguna buat menyerahkan diri kepada Alah Awt, ataupun berkat bagi sahabat, kerabat, atau orang nan menikah maupun bagi masyarakat.
Jenis train ahouache ialah salah satu jenis tarian nan ada di negara ini. Maksud dari tarian ahouache ialah rangkaian tarian nan ditampilakan para gadis nan menari serta menyanyi dalam bentuk barisan berupa lingkaran.


4. Sandang Adat
Negara ini mempunyai baju adat nan sangat beragam. Jellaba ialah nama baju adat nan ada di negara ini buat laki-laki maupun perempuan. Sandang nan digunakan itu mempunyai ukuran nan longgar dengan tambahan garmen nan berkerudung dilengkapi lengan panjang. Kaum laki-laki bila sedang melakukan acara-acara eksklusif nan termasuk khusus, biasanya menggunakan topi merah nan lebih dikenal dengan sebutan Fez ataupun baju bernousse.

Dikenal juga pekaian nan bernama kaftan. Ada juga pelengkap buat penampilan, yaitu balgha nan dipakai baik laki-laki maupun bagi perempuan. Balgha merupakan alas kaki dari kulit nan tak terdapat bagian tumit dan warnanya biasanya kuning. Rona perak maupun emas selalu hadir dalam hak tinggi dan sandal nan digunakan wanita sebagai penunjang dalam penampilannya.

Kaftan serta jellaba memiliki disparitas nan jelas, yaitu baju jellaba mempunyaihood , sedangkan buat kaftan tak punya. Jellabas nan dipakai sebagian besar wanita biasanya dihiasi manik-manik, pola hiasan, jahitan serta mempunyai rona nan cerah. Untuk jellabas bagi kaum laki-laki, rona nan digunakan ialah rona netral.


Bangunan Bersejarah di Negara Maroko
Maroko juga mempunyai banyak bangunan nan termasuk dalam catatan sejarahnya. Salah satu jenis bangunan sejarah yaitu tower di Kedap serta ada juga Masjid Hassan nan merupakan bagian nan krusial di dalam negara ini. Selain itu, juga ada Tin Harta benda Masjid.

Bukan hanya sebagai loka nan bersejarah, melainkan juga sebagai loka nan dijadikan sebagai tujuan wisata nan paling terkenal nan jaraknya ialah sekitar 36 mil atau sekitar 57 kilometer bila dilihat dari bagian selatan Marrakesh. Selain itu, juga ada Grand Kutubiyya Masjid nan merupakan salah satu gedung terbaik nan dimiliki negara ini, nan berupa karya rekayasa dari arsitektur.

Grand Kutubiyya Masjid juga termasuk masjid nan paling besar buat wilayah Marrakesh. Lalu ada lagi madrasah Islam nan bisa dikatakan juga sebagai masjid, merupakan wahana nan mempunyai halaman cukup besar dan luas, namanya iu Bou Inania. Bangunan ini dibangun pada 1351 dan 1356 oleh sultan Abu Inan.

Bangunan Bou Inanian ini memiliki ventilasi serta pintu nan selalu dihiasi dengan ornamen nan mengesankan. Desainnya rumit dengan tambahan kayu nan melengkung, script, semen nan halus, serta zelliges.


Kehidupan Sosial di Negara Maroko
Rakyat di negara ini memeluk agama Islam hampir 99%. Memang di penguasaan dengan agama Islam, namun ada juga agama Nasrani juga Yahudi. Sekitar kurang lebih 30 juta jiwa jumlah penduduk nan ada di negara ini.
Bahasa arab digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebab merupakan bahasa resmi di negara ini. Walaupun begitu, bahasa Barbar, bahasa Spanyol serta bahasa Perancis, digunakan juga di negara ini.

Bahasa Arab memang merupakan bahasa resmi di negara ini, namun saat pengaplikasian di dalam kegiatan sehari-hari, lebih banyak menggunakan bahasa Perancis. Kegiatan nan menggunakan bahasa Perancis antara lain saat menjelaskan hal nan berkaitan dengan pendidikan maupun buat menangani masalah nan berkaitan dengan administrasi negara. Dengan begitu walau menempati bahasa nan kedua, tetapi digunakan lebih utama.


Ekonomi di Negara Maroko

Maroko salah satu negara nan bisa berpengaruh menghancurkan berbagai kegiatan ekonomi nan sedang berlangsung di wilayah sekitar. Walaupun kemerdekaan telah didapat serta terbebas dari penjajah, namun belum saatnya santai. Maroko harus mempersiapkan taktik demi meningkatkan kondisi kehidupan nan didominasi tingkat rendah ketika itu.

Sektor pertanian dijadikan sebagai titik berat bagi penyusunan planning nan dibuat negara ini sebab negara ini mempunyai tanah nan sifatnya subur. ini dilakukan sebagai cara tradisional nan bisa meningkatkan ekonomi pada rakyat.
Semoga dengan artikel ini, Anda dapat lebih mengenal negara Marokosecara lebih lengkap.
Sumber: binasyifa

Note: Jika anda merupakan wisatawan, rombongan wisata, asal Malaysia/ indonesia yang membutuhkan guide di Maroko, silahkan kirim pesan langsung kepada kami, atau kontak kami di: 

Tour Ke Gurun Sahara Dari Marrakech. Pulangnya ke Kota Fes.

6/16/2016 Add Comment
Gurun Sahara dari Marrakech ke fes.

Hari 1: Marrakech / ait Ben Hadou / Dades Gorges

Pada pagi hari berkumpul di kota Marrakech Riad / Hotel pada jam 07.00 pagi. Keberangkatan start dari kota Marrakech menggunakan mini bus. Dalam perjalanan kita akan  menikmati panaroma, pegunungan Tinggi Atlas Tizi.

Saat perut mulai laper kita akan mampir untuk makan siang. Pada sore harinya pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan yang menarik dengan mengunjungi Situs Warisan Dunia Ait Benhaddou. Ait Benhaddou adalah sebuah desa yang berpenduduk suku berber Kasbah. Desa ini telah menjadi latar  lebih dari 20 film. Selain itu kita juga akan melewati kota ourzazate dan lembah Rose, di mana di tempat ini banyak terdapat desa-desa suku berber. Selanjutnya menuju penginapan.  

Ait Benhaddou
Hari 2: Dades Gorgres / Todra Gorgres / Merzougua

Setelah sarapan, pengunjung kembali dimanjakan dengan menikmati pegunungan atlas. Pemandang yang tak kalah menarik adalah Todra Gorge, sebuah tebing yang tingginya mencapai 300 M. Selanjutnya pemandangan akan semakin menarik sebab kita akan  melewati pasir laut Erg Chebbi (hamparan padang pasir).

Pada sore harinya peserta tour menginap di auberge, 29 km dari kota Merzouga. Dari tempat ini pengunjung akan menggunakan  unta menuju padang pasir dan menginap  di padang pasir dengan mengunnakan kemah ala gurun sahara.  Pada malam harinya akan dihidangkan Togine, makanan tradisional Maroko, selain itu  pengunjunga bisa menikmati bintang-bintang di tengah guru sahara.


Hari 3: Marzougua / Ouarzazat / Marrakech

Pada pagi hari kembali mengendari unta sambil menikmati  sunrise. Setelah program sahara selesai saatnnya menuju kota fes. dan akan sampai di kota fes sore hari sekitar jam 5. 

3 Hari/ 2 Malam. Promo Hanya 850 Dirham / 88 USD. Sudah termasuk, Penginapan,  Tranportasi, Breakfast, dan Diner. 

Berangkat setiap hari dari kota Marrakech. Minat kontak kami di:

BELANJA BARANG MURAH DI FES MAROKO

6/16/2016 Add Comment
Kota fes Maroko . by cheria wisata.
Tour & Guide Maroko. - Tidak perlu visa bagi WNI untuk tinggal di Maroko hingga 90 hari. Sepertinya ini yang menjadi alasan utama mengapa saya memutuskan untuk pergi jalan jalanberlibur ke negara yang terletak di Afrika Utara ini.
Dari London, tempat saya tinggal saat ini, Maroko bisa ditempuh dengan menggunakan pesawat bertarif murah. Saya hanya membayar tiket pp 16 poundsterling atau sekitar Rp. 240.000,- Tidaklah mengherankan jika akhirnya Maroko juga menjadi salah satu tempat wisata favorit bagi para turis dari Inggris.
Tujuan saya ke Fes di Maroko adalah untuk berburu barang barang kerajinan tangan di Kota Tua Medina yang menjadi andalan wisata, seperti jaket dan tas kulit, permadani serta souvenir dari kuningan dan tembaga. Menuju Medina dapat dilakukan
dengan menggunakan taksi dengan tarif sekitar 11 dirham atau Rp. 12.000,- dari Kota Fes di pusat kota.
Taksi yang identik dengan warna merah dan dinamai Petit Taxi atau taksi kecil ini hanya boleh mengangkut maksimal 3 orang penumpang. Jangan bayangkan nyamannya taksi dengan AC karena taksi di Fes tidak menggunakan AC. Untungnya udara Maroko di bulan April tidaklah sepanas di Indonesia. Bagi saya, naik taksi di Fes lebih mirip dengan naik bajaj karena pengemudinya suka berbelok belok mencari celah di antara mobil mobil di jalan. Meski demikian, cantiknya pemandangan selama perjalanan menuju kota tua Medina membuat saya lupa tidak nyamannya kota ini.
Dengan jalannya yang mendaki menuju ke atas bukit tembok-tembok tinggi berwarna krem yang mengelilingi bangunan menandakan bahwa kami mulai memasuki Medina. Taksi saya berhenti di depan sebuah gapura besar berbentuk seperti kubah masjid. Ini adalah gerbang utama menuju pasar tradisional Medina. Gerbang Biru, kata Muhammad, sopir taksi saya.
Seperti halnya Muhammad, penduduk di Fes tidak fasih berbahasa Inggris. Inilah salah satu kendala yang saya rasa sejak menginjakkan kaki di bandara. Petugas imigrasi bertanya dan bahkan menjawab pertanyaan saya dengan Bahasa Perancis dan Arab. Untungnya saya pergi dengan salah seorang teman yang cakap berbahasa perancis. Jadi, tips pertama sebelum ke Maroko, belajarlah bahasa Perancis setidaknya untuk bertanya tentang hal hal seperti arah jalan, harga barang, dsb.
Kafe Teras
Memasuki Gerbang Biru, deretan kuliner pinggir jalan membuat saya ingin mencoba semua jajanan di pasar tradisional ini. Mulai dari kurma, kacang, yogurt, hingga jeruk peras khas Fes dapat anda temui di sepanjang jalan.
Kafe untuk minum mint tea ala Maroko umumnya terletak di dalam gang yang diapit tembok-tembok tinggi. Dari luar kesannya memang sempit tapi begitu masukke dalam, ternyata bangunan sejumlah kafe ini bertingkat. Ruang makannya luas, penuh dekorasi khas Fes, seperti gelas dan piring kuningan. Juga taplak meja dan karpet warna warni hasil kerajinan tangan penduduk Maroko.
Dari atap teras kafe, pengunjung bisa bersantai menyaksikan sibuknya aktifitas pasar di dalam kota tua Medina sambil menikmati teh yang disajikan dalam teko berbentuk seperti lampu aladin. Atau, menyantap masakan seperti couscous dan tajine, ala Maroko yang dilengkapi dengan kismis, kurma dan buah zaitun.
Menyusuri Gang
Jalan jalan di sudut pasar di kota tua Medina ini hanya bisa dilalui dua sepeda motor. Beberapa kali langkah saya terhenti karena harus menunggu keledai atau kuda poni yang sedang berjalan mengangkut barang di depan saya.
Uniknya, penduduk dan pengunjung pasar ini tidak terlihat berusaha menyerobot jalan. Mereka menunggu dengan sabar hingga si keledai berbelok ke jalan lain. Setiap belokan dalam pasar ini membawa saya menuju ke tempat yang berbeda. Kalau tersesat, saya hanya tinggal mengikuti petunjuk jalan warna biru berbentuk bintang untuk kembali ke gerbang utama atau Gerbang Biru.
Salah satu kerajinan tangan paling terkenal dari Fes adalah kulit atau tanneries. Pasar tradisional ini menyediakan berbagai model tas, sepatu, dan jaket kulit dengan berbagai pilihan warna. Setiap pengunjung diajak untuk melihat proses pewarnaan kulit dari atap toko. Mulai saat kulit dicelupkan ke dalam tong tong raksasa, hingga proses pewarnaan, dan pengeringan. Pemandu wisata yang juga penjaga toko kemudian membagikan setangkai daun mint. Ini dimaksudkan untuk melawan mual bagi yang tidak tahan bau kulit binatang.
Sebagian besar bahan kulit didapat dari unta. Harga satu jaket kulit berkisar antara Rp. 500.000,- hingga dua juta rupiah. Sementara sendal kulit harganya sekitar Rp. 60.000,- “Kulit ini tahan air dan api”, kata Idris, si penjual kulit sambil menuangkan satu gelas air di atas jaket kulit yang ternyata memang tidak basah.
Karena namanya pasar, jangan ragu untuk menawar. Karena mayoritas penjual berbahasa Perancis, sebaiknya anda menuliskan harga yang anda mau di secarik kertas dan berikan kepada penjual. Selain kulit, Maroko juga terkenal dengan karpet dan permadani warna warni yang kabarnya dirajut oleh penduduk Maroko di Sahara. Berbagai bentuk dan corak dapat anda temukan dengan harga mulai dari Rp. 500.000,- Parfum beraroma beragam bunga juga banyak dijual di pasar tradisional Fes dengan harga Rp. 80.000,-
Selain asyik untuk berbelanja, kota tua Medina juga banyak dikunjungi karena menjadi tempat berbagai arsitektur bergaya islami. Di madrasah Bou Inania yang dibangun sejak abad ke 13, para pengunjung non muslim bisa melihat langsung kemegahan ukiran ukiran kaligrafi di dinding dan pintu kayu yang masih terawat rapi. Perpustakaan dan masjid Qarauyine tidak kalah menyuguhkan keindahan eksterior lengkap dengan tangga dan kolam air yang didekorasi dengan ubin berwarna warni.
Masuk ke tempat tempat bersejarah ini tidak dipungut biaya, namun umumnya pengunjung memberikan sumbangan sekitar 20 dirham atau Rp. 20.000,- Sangat menyejukkan untuk sekedar duduk dan mengagumi keindahan di dalam bangunan bangunan ini, sepanas apa pun cuaca di luar Fes. (BY: jalanjalannyuk/wisatamaroko).
(Rizka Maydita, Kontributor Harian Seputar Indonesia di London, Inggris)

Note: Jika anda merupakan wisatawan, rombongan wisata, asal Malaysia/ indonesia yang membutuhkan guide di Maroko, silahkan kirim pesan langsung kepada kami, atau kontak kami di: